BORNEONEWS, Muara Teweh - Terlalu jauhnya lokasi berdirinya bangunan SMK Kandui, Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Barut) dari pusat ibukota Kecamatan yakni sekitar 8 kilo meter dari Desa Kandui dinilai kurang strategis oleh anggota DPRD Barito Utara.
Dewan menghendaki sekolah kejuruan ini bisa seperti sekolah lainnya yang bisa menampung banyak siswa.
Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri mengatakan diduga karena jarak tempuhnya yang jauh dari ibukota kecamatan, jumlah siswa yang masuk bersekolah di SMK Kandui tidak seperti yang diharapkan.
“Kita tidak ingin pembangunan SMK tersebut terkesan mubazir atau hanya membuang-buang anggaran, tetapi keinginan kita pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah ada azas manfaat untuk masyarakat,”ujarnya, Selasa (3/4/2018).
Oleh sebab itu, dia meminta Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng untuk bisa mencari solusi, agar sekolah ini juga bisa berjalan sesuai yang diharapkan bersama.
“Saya harap Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, nantinya dapat melihat langsung keadaan SMK 1 Kandui, yang sampai sekarang masih belum berfungsi seperti sekolah-sekolah lain pada umumnya yakni menampung banyak siswa,” kata. (RAMADHANI/B-6)








