BORNEONEWS, Palangka Raya- Polres Palangka Raya serius menangani terjadinya peristiwa perkelahian berujung pengeroyokan di Happy Puppy, Sabtu (31/4/2018).
Bahkan, receiver closed circuit television (CCTV) milik tempat hiburan tersebut dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta.
"Receiver CCTV itu akan dikirim ke Labfor Mabes Polri di Jakarta. Nanti anggota di sana yang akan meneliti isinya," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar melalui Kabag Ops Kompol Purwanto, Selasa (3/4/2018).
Ia menuturkan, receiver CCTV dikirim ke Mabes Polri itu karena ada beberapa rekaman hilang. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait hal ini. Apakah ada unsur kesengajaan menghilangkan barang bukti atau tidak, masih diselidiki.
Sebelumnya, pada Senin (2/3/2018), Polres Palangka Raya bersama Polsek Pahandut dipimpin Kapolres AKBP Timbul melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasilnya, Kapolres menegaskan bahwa benar ada perkelahian di lantai III antara korban (berinisial Tg) dengan seseorang. Perkelahian berlanjut di kawasan tempat parkir, tapi kali ini korban dikeroyok. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius. (BUDI YULIANTO/B-3)








