PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya–  Kondisi ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah dinilai cukup memadai. Salah satu indikatornya yakni stok beras yang dilaporkan cukup hingga tiga bulan ke depan.

Asisten II Setda Kalteng Bidang Perekonomian  dan Pembangunan Nurul Edy saat memimpin rapat bulanan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menegasan, tidak hanya komoditas beras yang memang menjadi bahan utama masyarakat tetapi juga kebutuhan pokok lainnya.

“Berdasarkan keterangan Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalteng, posisi bahan pangan cukup memadai, yang mana per 29 Maret 2018, stok beras sebanyak 2.708 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan 3,09 bulan ke depan, dengan angka konsumsi 1.136 ton per bulan,” katanya, Selasa (3/4/2018).

Sedangkan untuk komoditas lain, seperti gula, stok tersedia sebanyak 15,38 ton, minyak goreng 28.818 liter, dan daging kerbau 5.480 kg.  

“Pemberian beras sejahtera (rastra) gratis sebanyak 10 kg per keluarga di seluruh kabupaten juga telah mencapai 3.090 ton hingga Maret 2018, dengan target bulanan sebesar 801 ton, sudah terealiasasi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, penyiapan produksi lokal juga dilakukan. Antara lain luas tanam hingga akhir Maret 2018 mencapai 20,8 hektare (ha) untuk bawang merah dan 12,35 ha cabai besar, serta 40,60 h cabai rawit.

“Rencana panen ayam di kandang penyangga sejumlah 10 ribu ekor pada minggu pertama dan kedua April 2018,” pungkas Nurul Edy. (ROZIQIN/B-3)