BORNEONEWS, Palangka Raya– Pada 16 Mei 2018 diperkirakan sudah memasuki momen puasa hari pertama tahun ini.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, akan terjadi lonjakan permintaan pada komoditas pangan tertentu pada awal puasa.
Menyadari hal itu, pemprov pun menyiapkan kandang dan kolam penyangga sejak April 2018.
Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), pemprov menyiapkan kolam penyangga guna antisipasi naiknya permintaan pasar akan ikan.
“Peningkatan kapasitas dan kualitas kolam penyangga untuk budidaya ikan patin dan ikan nila ke daerah Tangkiling, dengan kapasitas 20 kolam. Target panen 1-2 ton ikan nila April 2018 dan ikan Patin pada Mei 2018, menyambut lonjakan permintaan menjelang bulan puasa,” ungkap David, staf Dislutkan Kalteng, Selasa (3/4/2018).
--page
Lalu bagaimana dengan angka kecukupan bila dibandingkan dengan angka kebutuhan?
Pejabat Dinas Ketahanan Pangan, Rihanae, mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki angka pasti mengenai kebutuhan masyarakat.
“Sementara ini belum bisa menyajikan data itu. Kalau angka produksi, mungkin pihak Dislutkan yang lebih tahu. Sebab kami mencatat bahan pangan pokok saja,” sebutnya.
Di sektor peternakan direncanakan panen ayam di kandang penyangga sebanyak 10 ribu ekor pada minggu pertama dan kedua April 2018.
Tidak hanya itu, pemprov juga berencana membangun kandang penyangga baru pada 2018 dengan total kapasitas 25 ribu ekor di lima daerah. Meliputi Palangka Raya, Kotawaringin Barat (Kobar), Kapuas, Seruyan, dan Barito Selatan (Barsel).
--page
Sedangkan di sektor pertanian, pemprov terus memperluas areal tanam. Hingga akhir Maret 2018, luas tanam bawang merah mencapai 20,8 ha, cabai besar 12,35 ha, dan cabai rawit 40,60 ha. (ROZIQIN/B-3)








