SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 13 siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kotawaringin Timur, tidak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK tahun 2018 ini.

"Ada 13 siswa di Kotim yang tidak mengikuti UNBK tahun ini," kata Kasubbag Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Pendidikan Menengah dan Khusus Dinas Pendidikan Kotim, Asyari, Selasa (3/4/2018). 

Ke 13 orang siswa tersebut sudah terdaftar di pusat, namun sebelum UNBK dilaksanakan dinyatakan berhenti. Sehingga harus dilakukan penghapusan nama.

Selain itu, ada juga seorang siswa yang harus mengulang dan mengikuti UNBK tahun berikutnya. Karena belum masuk data di pusat. 

"Sangat disayangkan yang tidak ikut ujian tersebut. Apalagi yang bersangkutan tinggal selangkah saja lagi akan menyelesaikan pendidikan di SMK," kata Asyari. 

--page

Dia menjelaskan, 13 siswa tersebut sebenarnya sudah dibujuk dan diajak kembali ke sekolah agar bisa mengikuti UNBK. Namun tetap ngotot dan tidak mau menyelesaikan pendidikannya. 

Walaupun begitu, pihak Dinas Pendidikan juga telah meminta kembali kepada pihak sekolah agar memberikan informasi kepada siswa tersebut terkait ujian paket C. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)