BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya Akhmad Fordiansyah mengakui tunjangan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di wilayah terpencil masih kecil.
"Kita akui jumlahnya masih sangat kecil, tidak sebanding dengan pengabdian yang mereka berikan," kata Fordiansyah, Rabu (4/4/2018).
Berdasarkan Surat Keterangan (SK) yang dibuat oleh staf ahli wali kota. lanjut Fordi, memang besarannya tidak memenuhi harapan bagi ASN yang bertugas di bagian terluar dan terpencil Kota Palangka Raya.
"Kita akui benar bahwa besarannya masih lebih kecil bagi mereka di daerah terpencil. Tidak bisa kita sebutkan berapa besarannya karena berdasarkan SK tersebut kita membayar tunjangan mereka berdasarkan jarak jauhnya, makanya jumlahnya juga berbeda-beda," jelasnya.
Menurutnya, besaran tunjangan yang diberikan bagi ASN baik tenaga guru maupun tenaga kesehatan di daerah terpencil ini memang masih sama dengan anggaran 2017, belum ada perubahan untuk anggaran tahun 2018.
--page
"Mudah-mudahan saja ada perubahan nanti di anggaran tahun 2019," harapnya. (TESTI PRISCILLA/m)








