BORNEONEWS, Sukamara - Meski sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi, pejabat di Kabupaten Sukamara tetap mengawasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMK.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara Ilham Massora mengatakan, pengawasan UNBK di Sekolah Menengah Juruan (SMK) se Kabupaten Sukamara itu untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukamara, melalui Dinas Pendidikan, dalam hal pelaksanaan UNBK di SMK ini memang sebenarnya kewenangan povinsi, tetapi di kabupaten kita ada perpanjangan tangan dari pemerintah provinsi," terang Ilham Massora, Rabu (4/4/2018).
Ilham melanjutkan, kabupaten masih diberikan tanggungjawab untuk memantau pelaksanaan ujian yang dilakukan selama tiga hari, yakni dari 2 April hingga hari ini atau 4 April 2018. "Harapan kita pelaksanaan UNBK bisa berjalan lancar hingga selesai," harapnya.
Ia menambahkan, untuk pelaksanaan UNBK ini diikuti tiga sekolah dengan jumlah peserta mencapai 226 siswa. "Untuk SMK Negeri 1 Sukamara jumlah peserta UNBK ada 181 siswa, SMK 1 Jelai ada 17 siswa dan 28 siswa SMK Negeri 1 Permata Kecubung," ujar Ilham Massora. (NORHASANAH/B-2)








