SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meskipun ada pemadaman listrik di beberapa tempat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Namun hal itu tidak mengganggu pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah ini tidak mengalami gangguan. 

"Untuk UNBK SMK se Kotim berjalan lancar seperti biasa. Walaupun ada beberapa sekolah yang terjadi pemadaman listrik. Namun dapat diantisipasi dengan memakai genset," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardana, Rabu (4/4/2018). 

Dirinya juga mengungkapkan bahwa tidak ada kendala apapun, hanya ada tertunda beberapa menit saja dibeberapa sekolah yakni SMK 1, SMK 3, SMK Muhammadiah, dan SMK Cempaga. Namun semuanya sudah berjalan seperti hari-hari sebelumnya. 

Dengan adanya hal itu, dirinya berharap tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan hingga UNBK selesai hingga hari keempat. Sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar. 

Sementara di Kotim yang melaksanakan UNBK ada 24 SMK diikuti sebanyak 2.187 siswa. Hanya saja ada 13 siswa yang tidak mengikuti UNBK. Itupun sudah berhenti sekolah sebelum pelaksanaan berlangsung. 

"Untuk 13 orang tersebut memang sudah berhenti, sehingga hanya dilakukan penghapusan datanya saja," kata Bima. 

Sementara, hari ini merupakan hari ketiga pelaksanaan UNBK SMK. Yang mana berjalan  lancar dan tidak ada gangguan, baik itu jaringan internet maupun listrik. (MUHAMMAD HAMIM/m)