BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keberadaan listrik yang dirasakan warga Desa Umpang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bantuan dari empat perusahaan di sekitar desanya di antaranya adalah PT Mitra Mendawai Sejati (MMS), anak perusahaan dari Citra Borneo Indah (CBI) Group diapresiasi positif oleh warga.
Darjat AS, tokoh warga Desa Umpang mengungkapkan perbedaan sebelum dan sesudah masuknya sambungan listrik yang disuplai oleh perusahaan tersebut di desanya.
"Karena ketiadaan listrik, tentunya kondisi desa sangat gelap. Waktu itu sangat rawan kejahatan, khususnya perampokan," ujarnya.
Selain itu untuk mendapatkan daya listrik, saat itu warga hanya mengandalkan genset atau mesin dongfeng.
"Tentunya hal ini menjadi beban biaya tersendiri bagi masyarakat untuk membeli bahan bakar minyak. Syukurlah beberapa tahun belakangan kita mendapat bantuan sambungan listrik dari beberapa perusahaan perkebunan yang beroperasi disekitar desa kita, salah satunya adalah PT MMS. Sehingga masyarakat bisa menikmati keberadaan listrik, khususnya di malam hari," jelasnya.
--page
Bukan hanya itu saja, keberadaan jalan masuk dari gerbang selamat datang di desanya hingga ke pusat desa turut membantu kemudahan mobilitas warga desa.
"Karena dulu kondisinya hanya jalan setapak. Nah sekitar tahun 2012 jalan itu dibangun oleh PT MMS, kita tidak lagi merasakan mahalnya harga yang harus ditebus untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok. Karena sebelum jalan ini dibangun, tentunya kita hanya mengandalkan jalur sungai saja untuk membawa barang tersebut masuk ke desa," jelasnya. (YUDA/B-6)








