PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Saat akan membeli makanan kaleng, masyarakat perlu paham dan teliti.

"Ada berbagai macam makanan kaleng baik itu ikan, daging, sayur dan buah, dan sebelum membelinya kita harus perhatikan dulu kemasannya," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau Muliyanto Budihardjo, Rabu (4/4/2018).

Sarannya sebelum membeli makanan kaleng pembeli memastikan dulu bahwa kemasan produk olahan kaleng yang akan dibelinya masih utuh atau tidak rusak dan penyok.

"Pada kemasan tersebut kita harus perhatikan apakah ada izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan, Red) atau tidak serta masa kedaluwarsa dari produk tersebut," terangnya.

Muliyanto mengatakan, dengan ada ketelitian tersebut paling tidak sudah melakukan upaya menghindari makanan yang bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan.

Selain itu juga sebelum mengonsumsi makanan tersebut, perlu juga diperhatikan isinya.  Meski pada kemasan ada masa kadaluarsanya bukan berarti menjadi jaminan bahwa isi dari makan kaleng tersebut tidak ada masalah.

"Kita pastikan dulu warna, bau dari makanan kaleng tersebut, jika ada yang aneh atau tidak seperti biasanya pada saat membeli makan kaleng, lebih baik jangan dikonsumsi," katanya.

Menurutnya, tidak layaknya makanan tersebut bisa saja disebabkan karena pada saat proses pengolahan kurang higenis dan sebagainya. Demikian juga akibat proses penyimpanan ikut mempengaruhi, karena aturan suhu penyimpanan makanan kemasan ada standarnya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan terkait adanya temuan cacing pada ikan kaleng di sejumlah daerah.

”Untuk Pulang Pisau kita bersama Disperindagkop telah melaksanakan pemantauan," ujarnya. (JAMES DONNY/m)