BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, berkunjung yang ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk membicarakan tentang peningkatan perdagangan antarpulau.
Kunjungan ini diwakili Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja serta Dinas Penanaman Modal dan Investasi Kediri bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kediri.
Pihak Pemerintah Kota Kediri tiba di Sampit disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, dan mengadakan pertemuan di ruang Bupati Kotim Supian Hadi.
"Kami datang ke Kotim ini untuk mengadakan kunjungan bisnis to bisnis. Dengan tujuan meningkatkan perdagangan antar pulau," ujar Ketua Kadin Kota Kediri Mohammad Solehin, Rabu (4/4/2018).
Adanya kunjungan tersebut diharapkan akan tercipta sinergi yang baik antara pengusaha di Kediri dengan pengusaha Kotim. Sehingga akan meningkatkan perekonomian bagi masing-masing daerah sendiri.
--page
Apalagi di Kotim ini potensi sumber daya alam (SDA) cukup melimpah. Namun belum semuanya dimanfaatkan dengan baik. Sehingga dengan adanya hal itu, maka diharapkan dapat bekerjasama baik itu dalam bidang pengusahanya maupun teknologi yang akan digunakan.
"Untuk mengembangkan potensi SDA tersebut, maka dibutuhkan ahli teknologi. Sehingga itulah yang akan ditawarkan kepada UMKM di Kotim," lanjut Solehin.
Tujuan tersebut juga dilakukan agar kerajinan tangan dan potensi daerah ini yang menarik bisa dikembangkan dan dipasarkan di kancah nasional maupun internasional. Selama ini di Kotim sudah cukup banyak suvenir maupun kerajinan lokal dari para UMKM. Namun untuk pemasaran belum semunya bagus dan bisa ditingkatkan hingga dijual keluar daerah.
Selain itu, pihaknya juga menawarkan sistem kerja sama antara pihak pengusaha Kota Kediri dan Kotim. Dimana nantinya produk UMKM Kotim bisa dipasarkan di Kediri melalui agen. Begitu juga sebaliknya.
"Dengan itu makan akan tercipta perdagangan antar pulau, yang tentunya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah ini sendiri," terang Solehin.
--page
Dengan adanya hal itu, harapannya adalah agar potensi produk lokal bisa dikenal ditingkat nasional atau bahkan internasional. Sehingga dampaknya adalah UMKM semakin mendapatkan hasil yang baik kedepannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








