BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukamara Sugiyo mengatakan, untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar di pedesaan, solusinya mengangkat tenaga kontrak.
"Untuk memenuhi tenaga pengajar, kita banyak mengangkat guru kontrak agar di pedesaan tidak kekurangan," ucap Sugiyo, Rabu (4/4/2018).
Menurut Sugiyo, untuk sekolah satu atap, guru yang berstatus PNS hanya ada dua orang. Sisanya, dilengkapi oleh tenaga kontrak.
"Sekolah di Desa Pulau Nibung itu guru yang PNSnya cuman satu orang, sisanya tenaga kontrak semua," terangnya.
Dia menambahkan, untuk pengangkatan tenaga kontrak di pedesaan, diambil dari warga yang berdomisili di sana. Sehingga tidak perlu menempuh perjalanan jauh. (NORHASANAH/B-11)








