BORNEONEWS, Sampit - Dua pemuda tengah mabuk saat berkendara menabrak median jalan. Akibatnya warga Baamang Sampit ini harus dirawat di RSUD dr Murjani Sampit lantaran menabrak median (pemisah tengah) jalan.
Informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, kecelakaan tunggal itu terjadi pada Rabu (4/4/2018) sekitar pukul 23.20 WIB. Saat itu kedua korban sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Revo warna Hitam bernomor polosi KH 2739 LI dari arah Stadion 29 November Sampit menuju bundaran Polres Kotim.
"Mereka melaju dari arah stadion. Sesampainya di lokasi ini, mereka menabrak pembatas jalan," ucap salah seorang saksi bernama Reza.
Keduanya langsung jatuh keaspal. Helm yang mereka gunakan pun terlepas hingga dibagian kepala kedua pemuda itu mengeluarkan darah. Belakangan diketahui, salah satu korban bernama Yoga Setiawan yang merupakan warga Jalan Kembatan Merah, Kecamatan Baamang.
Beberapa orang warga yang melihat kejadian itu pun langsung menghubungi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotim untuk mengevakuasi korban, serta menghubungi pihak kepolisian setempat.
--page
"Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance PMI," lanjut Reza.
Selain luka dikepala, Yoga mengalami patah tulang tangan kanan dan kiri, serta patah tulang kaki kanan dan kiri. Sementara, salah satu korbannya lagi, yang masih belum diketahui namanya itu masih dalam keadaan koma. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








