BORNEONEWS, Palangka Raya - Sepanjang Maret 2018, terdapat tiga bilyet (lembar) uang palsu yang beredar di Kalimantan Tengah.
Hal ini diungkapkan Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Bank Indonesia (BI) Kalteng, Setian dalam kegiatan rilis bulanan, Kamis (5/4/2018). "Ditemukan tiga lembar uang palsu yang beredar dan semuanya pecahan nominal Rp100 ribu," kata Setian.
Secara keseluruhan sampai dengan Maret 2018, lanjutnya, telah ditemukan sebanyak 17 lembar uang palsu dengan nominal pecahan besar (Rp100 ribu dan Rp50 ribu) di Kalteng.
"Secara rasio, uang palsu yang ditemukan di Kalteng sebesar 3 lembar ini dibandingkan 10 juta lembar uang yang beredar, masih jauh berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai rasio 200 lembar dibanding 10 juta lembar uang yang beredar," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








