PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 28 media cetak dan online lokal, nasional dan internasional selama tiga hari, 5-7 April 2018, mengunjungi Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Pasalnya, Kamis (7/4/2018) sekitar pukul 13.00 WIB di Aula Bappeda Kabupaten Kobar digelar kegiatan sosialisasi dan dialog pengarusutamaan program Konservasi Nipah dan Hutan Penyangga Bagian Timur Suaka Margasatwa (SM) Sungai Lamandau Sebagai Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm).

Direktur Eksekutif Yayorin Eddy Santoso di Aula Bappeda menjelaskan kegiatan tersebut adalah kunjungan dan liputan program Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) Media Visit digelar dalam rangka penandatanganan kerjasama antara ICCTF yang memberikan bantuan pendanaan dari United States Agency for International Development (USAID) senilai Rp2,4 miliar pada Yayorin guna menjalankan  program konservasi nipah dan hutan penyangga bagian timur SM Sungai Lamandau di Desa Tanjung Putri selama dua tahun.

Menurutnya selain kegiatan dialog, keesokan harinya, Jumat (6/4/2018) di site proyek Yayorin di Desa Terantang RT 23 dan Desa Tanjung Putri.

"Ada beberapa kegiatan yang digelar diantaranya penyebaran bibit ikan di keramba ikan ICCTF - Yayorin hingga susur sungai Lamandau yang menjadi daerah pencadangan karbon," jelasnya. (YUDA/B-6)