PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019, Kamis (5/4/2018).

Dalam pertemuan di Aula Jayang Tingang kantor gubernir tersebut, dia meminta semua bupati/walikota memerhatikan kondisi infrastruktur dan melakukan percepatan penanganannya.

"Ini agar selaras dengan tekad pemerintahan Presiden Joko Widodo yang konsen prioritas membangun infrastruktur, ini bagus dan saya setuju, guna meningkatkan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi baru," ucapnya.

Pembangunan infrastruktur, sambungnya, tetap menjadi prioritas, terutama untuk mendukung pengembangan wilayah, khususnya pengembangan kawasan perekonomian, dengan memperhatikan juga kearifan lokal dan aspek sosial budaya masyarakat.

Pembangunan tersebut memerlukan anggaran yang besar, sementara kapasitas APBD Kalteng sangat terbatas untuk dapat menyelesaikan program-program pembangunan dengan segera. 

--page

Untuk itu upaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber pendanaan harus diriingi juga dengan dukungan dari APBN, baik itu dari dana transfer, khususnya dana alokasi khusus (DAK) maupun dana DIPA kantor pusat, dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang mengucur ke pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. 

"Hal tersebut agar menjadi perhatian bagi kepala badan/dinas lingkup pemerintah provinsi dan bupati/walikota dalam pengusulan program/kegiatan yang didanai dari DAK dan APBN (dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan)," perintahnya. (ROZIQIN/B-6)