BORNEONEWS, Palangka Raya– Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah memasuki pelaksanaan tahun ketiga pada 2019 mendatang. Ada beberapa capaian indikator hasil pembangunan pemerintah provinsi selama kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran.
Berdasarkan hasil capaian berbagai indikator makro pembangunan, beberapa indikator mengalami perbaikan. Antara lain pencapaian di sektor perekonomian Kalteng pada 2017 menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,74%.
“Di mana pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama adalah 5,9%. Artinya pertumbuhan ekonomi kita diatas rerata nasional,” ungkap Gubernur Sugianto saat Musrenbangprov di Aula Jayang Tingang, Kota Palangka Raya, Kamis (5/4/2018).
Kemudian untuk laju inflasi Kalteng pada Maret 2018 terhadap Maret 2017 adalah 2,31%, sedangkan laju inflasi nasional periode yang sama sebesar 3,4%.
Pada September 2017, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Kalteng yang diukur oleh gini rasio sebesar 0,327, sedangkan angka nasional sebesar 0,391.
--page
“Tingkat kemiskinan Kalteng 2017 sebesar 5,26%, angka ini masih di bawah tingkat kemiskinan Indonesia yakni 10,12%. Tingkat pengangguran terbuka di 2017 sebesar 4,23%, di mana pengangguran nasional pada periode yang sama mencapai 5,50%,” sebutnya. (ROZIQIN/B-3)








