JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Emiten perkebunan, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN), mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp104,6 miliar atau Rp10 per saham.

"Jumlah itu mencapai 18% dari laba bersih 2017 yang sebesar Rp585,2 miliar. Keputusan tersebut disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) DSN dan pengumuman kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pembayaran dividen tersebut akan dilakukan 26 April," kata Direktur Utama DSN, Andrianto Oetomo, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Perseroan mencatat kinerja gemilang pada 2017, setelah turun pada 2016, akibat dampak lanjutan El-Nino. Produksi tandan buah segar (TBS) emiten berkode saham DSNG itu mencapai 1,6 juta ton, meningkat 42% dari tahun sebelumnya.
 
Adapun produksi minyak sawit mentah (CPO) perseroan meningkat 29% menjadi 403,6 ribu ton.

"Harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) minyak sawit perseroan pada 2017 mencapai Rp8,1 juta per ton, naik 8% dibandingkan 2016," papar Andrianto.

--page

Andrianto menambahkan, membaiknya operasional kebun tersebut memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan. Pada 2017, perseroan mencatat kenaikan penjualan sebesar 33% menjadi Rp5,2 triliun.

"Tahun ini, perseroan akan membangun satu pabrik kelapa sawit (PKS) baru di Kalimantan Barat, seiring bertambahnya tanaman yang menghasilkan di provinsi tersebut. Pabrik berkapasitas 30 ton per jam tersebut merupakan PKS pertama perseroan di Kalimantan Barat," pungkasnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)