PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat akan mencoba aplikasikan Batako ASA untuk area tempat pembuangan akhir (TPA) dan lanjutan membuat parit.

"Selain itu kita juga akan tawarkan kerja sama dengan pengusaha dan masyarakat untuk bisa menggunakan Batako ASA. Batako ini soal kualitasnya sudah teruji saat dilakukan workshop," kata Kabid Pengelolaan Persampahan dan LB3, M Robiannor, Jumat (6/4/2018).

DLH mengimbau masyarakat untuk meniru langkah-langkah dari Akhmad Samsul Arifin selaku penemu Batako ASA dan meminta dia untuk membagi ilmunya baik itu terkait cara membuat batako dengan menggunakan bahan sisa plastik.

Terpisah, Direkture Bank Sampah Induk Kotawaringin Barat Akhmad Samsul Arifin menjelaskan proses cara membuat Batako ASA tergolong mudah dan hampi sama dengan batako pada umumnya.

"Cara pembuatannya seperti menggunakan sampah yang tidak laku yang masih memiliki nilai ekonomis seperti plastik akan dipilih ada yang keras, sedang dan lunak. Kalau lunak itu seperti plastik kresek, kalau yang sedang itu seperti botol, dan yang keras seperti bagian body motor," katanya. (HARDI/B-6)