BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejak 2017 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat sudah melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) pada setiap kecamatan.
Bimtek ini berisikan tentang pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah dan organik menjadi pupuk kompos.
"Untuk itu kita berharap yang ada di kecamatan mengikuti jejak bank sampah induk dalam mengelola sampah anorganik. Pada saat kami mengikuti Rakornas tentang bank sampah di Palembang," kata Kabid Pengelolaan Persampahan dan LB3, M Robiannor, Jumat (6/4/2018).
Dia menjelaskan saat itu ada salah satu perbankan di Indonesia yang menggunakan konsep Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Nantinya Bumdes ini akan kerja sama dengan bank tersebut dan membuat bank sampah.
Untuk Bimtek ini akan dipusatkan disetiap kecamatan. Jadi setiap desa akan mengirim perwakilannya untuk mengikuti bimtek.
--page
Setelah itu apabila mereka ingin mencoba untuk membuat bank sampah akan dilakukan penyuluhan oleh dari bank sampah induk.
"Untuk penanganan sampah organik yang berasal dari alam seperti daun akan dibuat pupuk kompos. Pada saat kami memberikan materi itu termasuk edukasi lingkungannya selain sampah organik juga akan diberikan penyuluhan tentang sampah anorganik yang akan dilakukan oleh bank sampah," ucapnya. (HARDI/B-6)








