JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) akan fokus meningkatkan kinerja operasional perusahaan tahun ini dengan cara menaikkan produksi, melakukan ekspansi dan efisiensi.

"Tahun ini, kami berupaya untuk fokus mencapai tingkat produksi yang optimal," kata Head of Investor Relations SGRO, Michael Kesuma, di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Tahun ini produksi minyak sawit (CPO) ditargetkan akan meningkat 15% hingga 20% dibandingkan tahun lalu. Berdasarkan data Sampoerna Agro, pada 2017 produksi CPO sebesar 322.761 ton.

Perkiraan produksi yang tinggi tersebut didasarkan atas dua faktor utama, yakni faktor cuaca dan usia kebun sawit Sampoerna yang produktif, di mana usia rata-ratanya 10 tahun.

Michael menambahkan, adanya peningkatan produksi CPO dan Palm Kernel (PK) tahun lalu menjadi pemacu peningkatan penjualan Sampoerna Agro. Tahun lalu, perusahaan ini memang mencatat kenaikan penjualan hingga 24%, dari Rp2,91 triliun menjadi Rp3,62 triliun.

--page

"Jumlah penjualan dari kedua produk tersebut meningkat signifikan yang didasari peningkatan dalam aspek harga maupun volume," ujarnya.

Tahun lalu, Sampoerna Agro berhasil mencatatkan peningkatan penjualan. Namun, laba bersih perusahaan ini justru menurun 34,9% dibandingkan laba 2016 sebesar Rp441,87 miliar. (NEDELYA RAMADHANI/m)