SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Proses evakuasi truk yang masuk ke dalam parit setelah ditabrak pikap pengangkut ayam potong, sempat mengganggu arus lalu lintas, Sabtu (7/4/2018) di persimpangan jalan MT Haryono - Kapten Mulyono, Sampit.

Kemacetan kendaraan mencapai puluhan meter di setiap ruas jalan, baik dari arah Jalan Kapten Mulyono maupun Jalan MT Haryono.

"Dikira tadi ada apa macet panjang gini, ternyata ada tabrakan," celetuk Amat Sorot, salah seorang pengendara yang melintas, Sabtu (7/4/2018).

Meski menggunakan truk derek, evakuasi truk bernomor polisi DA 1156 WA tersebut terbilang susah. Sebab, bagian depan truk yang dikemudikan Yono itu, tersangkut di semen pembatas parit.

Selain itu, pengendara lainnya yang tetap berlalu lalang di sekitar lokasi juga menjadi faktor penghambat proses evakuasi. Untungnya, ada personel Satlantas Polres Kotim yang mengatur arus di lokasi kejadian.

--page

Proses evakuasi memakan waktu kurang lebih selama 30 menit. Saat truk sudah berhasil dinaikan ke jalan raya, truk beserta sopirnya dan pikap dibawa ke Satlantas Polres Kotim untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)