BORNEONEWS, Muara Teweh – Masyarakat Barito Utara masih kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Pangkalan minyak atau SPBU.
Pasalnya, pangkalan minyak atau SPBU sering dikuasai oleh para pelangsir yang berjejer sejak SPBU buka di pagi hari.
Keberadaan para pelangsir itu menyulitkan warga yang ingin mendapatkan BBM untuk konsumsi sendiri. "Apakah karena ada permainan antara SPBU dengan pelangsir atau kouta BBM yang kurang? Kita tidak tahu,” ucap warga yang namanya enggan dipublikasikan, Sabtu (7/4/2018).
Untuk mendapatkan BBM bersubsidi, masyarakat harus mengantre dalam waktu lama. “Lihat di daerah lain seperti Palangka Raya, Banjarmasin tidak ada antrean yang panjang. Kenapa di daerah kita seperti ini?" tanyanya. (RAMADHANI/B-2)








