BORNEONEWS, Sampit- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Parimus mengatakan, dirinya tidak ingin muluk-muluk soal pembangunan. Akan tetapi, program yang bersentuhan dengan masyarakat, yang selama ini jadi kebutuhan mendesak itu harus diutamakan.
Menurut Parimus, dirinya memahami kondisi keuangan daerah. Dengan anggaran yang terbatas, tidak mungkin seluruh program yang direncanakan dapat tercapai dan terealisasi setiap tahun.
Ia menegaskan, ungkapan itu bukan bentuk dari pernyataan pesimistis. Tetapi memang dari sisi hitung-hitungan anggaran, tidak mudah bagi Pemkab Kotim untuk menyelesaikan semua target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Oleh sebab itu, ia mengingatkan kembali agar Pemkab Kotim benar-benar konsisten dalam hal pembangunan dan tetap fokus pada upaya penyelesaian program yang sudah tertuang dalam RPJMD 2016-2021.
"Perlu kita tekankan itu yakni soal pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur jalan dan pertanian, yang selama ini masih banyak yang belum sesuai keinginan masyarakat," kata Parimus, Minggu (8/4/2018).
--page
Lanjut Parimus, target pemerataan pendidikan mulai dari sarana prasarana hingga tenaga pendidik merupakan hal yang mesti tercapai. Begitu juga dengan tenaga kesehatan, hendaknya setiap desa memiliki tenaga kesehatan dan setiap puskesmas juga sudah mempunyai fasilitas serta tenaga kesehatan yang ideal.
Sedangkan infrastruktur jalan yang selama ini tidak tersentuh oleh pemerintah, paling tidak di 2021 sudah terealisasi dan semuanya telah terhubung. (NACO/B-3)








