BORNEONEWS, Sampit - Pertarungan pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sepertinya bakal dihiasi sejumlah pensiunan birokrat. Di antaranya Burhanudin, mantan Kepala Bappeda, dan Mudjiono mantan Kadisperindag.
Bahkan kali ini pertarungan peta politik harus dilakukan secara cermat. Tentunya untuk dapil yang mengalami kenaikan jumlah kursi seperti daerah pemilihan 1 Kecamatan MB Ketapang dan dapil 2 kecamagan Baamang-Seranau harus dipasang caleg yang betul unggul.
Seperti Ketua DPC Gerindra Kotim Ary Dewar mengatakan, pihaknya akan memasang caleg dengan kemampuan yang merata. Ia berharap jumlah kursi itu akan bertambah, apalagi saat ini jumlah kursi dialihkan untuk kota yang mana pemilihnya cenderung akan lebih rasional.
Menurut Ary, Gerindra akan diperkuat dari kalangan pensiunan birokrat seperti Burhanudin yang baru saja pensiun tidak menunggu lama, dia langsung merapat ke partai besutan Prabowo Subianto. Bahkan Burhanudin itu langsung didapuk untuk bertarung di dapil II.
Dikatakan Ary, kemampuan Burhanudin itu akan mampu menambah kursi Gerindra apalagi di Baamang pemilihnya sangat rasional. Di dapil II Burhannudin akan bertarung bersama inkumben Gerindra yakni Sanidin.
--page
"Dengan merapatnya Pak Burhanudin menambah kekuatan mesin politik 2019. Burhanudin merupakan putra daerah yang sebelumnya banyak diminati parpol, namun beliau bergabung bersama kami," kata Ary, Minggu (8/5/2018)
Selain itu Gerindra juga memasang eks Kadisperindagsar Kotim, Mudjiono di dapil I. Namun, di situ dia akan berhadapan dengan inkumben dari internalnya, Sutik bakal maju didapil itu dari sebelumnya dapil V.
Namun demikian karena di dapil itu bertambah ia berharap pihaknya mampu meraup lebih dari satu kursi. (NACO/B-5)








