TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Lebih dari 14 persen Sekolah Menengah Atas (SMA) ataupun Madrasah Aliyah (MA) sederajat di Barito Timur (Bartim) belum melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang dilaksanakan secara bersamaan pada Senin (9/4) hari ini.

Seperti dilancir dari situs unbk.kemendikbud.go.id , SMA Maupun MA yang telah bisa melaksanakan UNBK di sekolahnya masing-masing 57,14 persen, sekolah yang melaksanakan UNBK ikut dengan sekolah lain sekitar 28,57 persen SMA/MA, sedangkan SMA/MA yang tidak dapat melaksanakan UNBK secara online ada 14,29 persen.

Kepala dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bartim Mahudi Sdalid mengatakan, pihaknya  akan mengecek kembali atas dasar informasi yang menyebutkan untuk SMA/MA sekitar 14,29 persen belum bisa melaksanakan UNBK.

"Itu bisa saja terjadi, bisa iya bisa juga tidak ," ucapnya, Senin (9/4/2018).

Lanjutnya, di Bartim masih dalam tahap pembangunan sarana dan prasarana dalam bidang akses jaringan, yang diketahui pelaksanaan UNBK ini sepenuhnya menggunakan jaringan internet.

--page

"Kita tidak tahu kan masih sekolah yang ada di desa-desa maupun di kecamatan apa sudah ada jaringan internet yang layak untuk melakukan UNBK secara online," tuturnya.

Ia mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan ini, pihaknya akan mengecek kembali agar SMA/MA yang belum bisa melaksanakan UNBK dapat melaksanakan ujian nasional lancar, walau ujiannya manual.

"Beri kita waktu, saya pribadi akan kroscek hal tersebut bersama staf lainnya, agar siswa/i SMA/MA ujiannya berjalan dengan lancar," tegasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-5)