BORNEONEWS, Tamiyang Layang- Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tamiyang Layang, Kabupaten Barito Timur, turut diikuti 15 siswa SMAN 2 Juru Bano, Kecamatan Paju Epat.
Ke-15 siswa itu terpaksa mengikuti UNBK di SMAN 1 Tamiang Layang lantaran sekolah mereka tidak memiliki fasilitas penunjang, seperti komputer dan jaringan internet.
"Ada 15 siswa SMAN 2 Juru Bano yang ikut serta dalam UNBK di SMAN 1 Tamiang Layang," ungkap Kepala SMAN 1 Tamiang Layang Istiqomah, Senin (9/4/2018).
Ia melanjutkan, khusus siswa SMAN 1 Tamiang Layang yang mengikuti UNBK sebanyak 246 orang. "Pada hari pertama kegiatan UNBK berjalan dengan lancar dan semua peserta hadir," ujarnya.
Selain itu, tidak ada perangkat atau fasilitas pendukung UNBK yang mengalami kendala, sehingga agenda berjalan sesuai jadwal.
--page
"Kita bersyukur tidak ada kendala yang menghambat, seperti mati listrik maupun gangguan jaringan internet," sebutnya.
Meski begitu, pihak sekolah tetap menyiapkan genset untuk mengantisipasi listrik padam. "Kita siapkan dua genset untuk jaga-jaga," ujar Kepala SMAN 1 Tamiang Layang. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)








