BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Aplikasi e-kinerja sudah sampai tahap final. Ditargetkan pada 15 April 2018 sudah bisa diuji coba secara terbatas di tingkat operator setiap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD).
"Diharapkan ada perubahan pola perilaku terutama bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dengan adanya aplikasi tersebut. Sebelum aplikasi ini diluncurkan, kita sudah sebarkan ke mereka tentang aplikasi ini," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rody Iskandar, Senin (9/4/2018).
Sosialisasi mengenai aplikasi e-kinerja kepada para ASN dimaksudkan supaya mereka bisa menggunakannya dengan efektif. ASN juga tidak lagi gagap teknologi saat menggunakan aplikasi itu.
Aplikasi e-kinerja, sambungnya, berhubungan dengan tunjangan perbaikan pegawai (TPP) yang saat ini belum dibayar. Pada saat rapat paripurna ke-8 masa sidang I, juga sudah dibahas tentang aplikasi itu.
Masih dalam rapat paripurna tersebut, Wakil Bupati Ahmadi Riyansyah juga menyampaikan akan membayar TPP pada 20 April 2018. Namun, pembayaran baru bisa sebesar 65%.
--page
Di pihak lain, Ketua DPRD Kobar Triyanto berharap TPP secepatnya dibayarkan kepada seluruh ANS. (SAJITO/B-3)








