BORNEONEWS, Sukamara - Tim gabungan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perdagangan Sukamara, menemukan beberapa produk ikan kaleng makarel yang mengandung cacing. Hal itu diketahui berdasarkan nomor produksi atau batch dari BPOM.
"Ada beberapa yang kita temukan, tetapi tidak banyak," kata Plt Kepala Dinkes Sukamara Chairuddin, Senin (9/4/2018).
Menurutnya, tim gabungan tidak melakukan penarikan produk tersebut. Pihaknya hanya melakukan pengawasan terhadap produk-produk yang dikhawatirkan membahayakan konsumen.
"Kita tidak menarik atau menyita hasil temuan itu, karena kita hanya melakukan pengawasan. Tapi, kita sudah meminta pedagang agar tidak menjual atau mendistribusikannya," kata Chairuddin.
Menurut Chairuddin, selama melakukan pemeriksaan produk ikan kaleng, para pemilik toko sangat membantu dan tidak keberatan. Bahkan pedagang juga langsung menyisihkan produk ikan kaleng tersebut.
--page
Pihaknya juga mengingatkan pedangang agar tidak kembali memesan produk yang sama. Khususnya dengan nomor batch yang dicantumkan BPOM. (NORHASANAH/B-11)








