SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, H Dani Rakhman mengaku pesimistis bakal meningkatnya pemilih rasional di tahun 2019. Dia memperidiksi pemilu tahun depan didominasi pemilih tradisional.

Dampaknya, figur tidak akan dilihat secara utuh nantinya. Sehingga tidak menutup kemungkinan politik uang masih akan terjadi.

"Kalau saya melihat jumlah pemilih rasional di daerah perkotaan dan perdesaan tidak terlalu signifikan," kata Dani Rakhman, Senin (9/4/2018).

Dani Rakhman salah satu penyebab pemilih tradisional sulit bertranformasi ke pemilih rasional karena kondisi politik uang. Masyarakat sebagai pemilik otoritas suara masih berharap adanya pelaku politik uang. Itu sulit dibantah dari fakta yang ada.

"Tidak ada jaminan politik uang di 2019 ini bisa dihilangkan. Karena rata-rata orang akan bersaing dengan kekuatan dan amunisi yang ada. Itu menurut analisa saya," ucap Dani Rakhman.

--page

Menurutnya, dalam pertarungan di kancah politik, soal logistik kadang tidak jadi pertimbangan ketika sudah masuk arena pertarungan. Terpenting harus memiliki perahu atau partai, hingga figur dan logistik. Tiga syarat itu sulit dipisahkan. (NACO/B-11)