BORNEONEWS, Palangka Raya - Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berlangsung sejak Senin (9/4/2018), hari ini hingga tiga hari mendatang. Termasuk juga untuk Madrasah Aliyah (MA) dan SMA Luar Biasa (SMA LB).
Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat, UNBK SMA yang berlangsung 9 - 12 April 2018 diikuti 238 SMA, 34 MA dan 6 SMALB di seluruh Kalteng.
Terkait pelaksanaan UN ini, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran berharap UN ini menjadikan kualitas mutu pendidikan terus meningkat.
“Saya minta kepada anak-anak kita agar fokus kepada ujian, kurangi aktivitas yang tidak perlu. Minta doa restu kepada kedua orangtua, dan perbanyak ibadah bermohon kepada Tuhan agar diberikan kemudahan dan kesuksesan menghadapi UN,” pinta Sugianto, Senin (9/4/2018).
Gubernur berharap, siswa dalam menghadapi UN ini jangan ada perasaan stres, takut, gelisah, apalagi tidak percaya diri. Sebab, semua materi yang diujikan berasal dari standar kompetensi lulusan dan inti, serta kompetensi dasar pada kurikulum yang materinya juga sudah dipelajari selama masa pendidikan.
--page
“Keberhasilan dalam menghadapi ujian sangat ditentukan kondisi mental dan fisik. Sebab itu para siswa agar menjaga kesehatan dan kegembiraan menghadapi UN, jangan tegang dan rileks saja,” pesannya.
Gubernur Kalteng menekankan, suatu kebanggaan jika para siswa dapat berprestasi yang tinggi dalam UN. Tetapi, dia tetap mengharapkan nilai kejujuran yang terpenting.
“Pelaksanaan ujian yang sudah berbasis komputer (UNBK) di Kalteng ini menjadi meomentum kebangkitan pendidikan di Kalteng yang lebih bermutu, relevan dan berdaya saing, serta mampu mewujudkan karakter kejujuran dalam mengelola pendidikan,” pungkasnya. (ROZIQIN/B-11)








