BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kalimantan Tengah (Kalteng), Lubis Rada Inin mengungkapkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau biasa disebut sebagai investasi, memiliki peran penting dalam Produk Domestik Bruto (PDB).
Di Indonesia, kontribusinya mencapai 32,16 persen pada 2017, kedua terbesar setelah konsumsi rumah tangga. Bahkan, kontribusi PMTB di Provinsi Kalteng jauh lebih besar lagi yaitu mencapai 44,33 persen terhadap total PDRB Kalteng tahun 2017.
“Investasi memang menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” kata Lubis, Senin (9/4/2018) saat hadir dalam Rakor Penyusunan Disagregasi PMTB di Palangka Raya.
“Oleh karena itu, investasi menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah sebagaimana tercantum pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang bertema ‘Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan’,” lanjut dia.
Karena pentingnya upaya peningkatan investasi, dalam berbagai sektor tentunya, ia mendukung upaya Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Penyusunan Disagregasi PMTB yang merupakan salah satu kegiatan prioritas nasional pemerintah pada 2018 ini.
--page
Ia mengungkap, Pemerintah menetapkan sasaran pertumbuhan ekonomi makro 2018 sebesar 5,2 – 5,6 persen. Dari sisi permintaan, pencapaian target pertumbuhan ekonomi tersebut membutuhkan reformasi kebijakan yang menyeluruh dan tepat sasaran.
“Serta membutuhkan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah dalam mencapai target tersebut,” cetusnya. (ROZIQIN/B-5)








