BORNEONEWS, Buntok – Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Barito Selatan (Barsel), memastikan pasokan elpiji 3 kilogram bagi masyarakat aman.
“Hal itu kami pastikan setelah melakukan pengecekan ke beberapa pangkalan elpiji bahwa elpiji khusus 3 kilogram stoknya aman,” kata Kabid perdagangan Junaidi kepada Borneonews, Selasa (10/4/2018).
Ia mengatakan, realisasi kuota elpiji 3 kilogram pada tahun 2018 sebesar 1.717 MT dan 572.405 tabung. Pihak pertamina menyebutkan jumlah itu masih bisa ditambah jika masih kekurangan elpiji bersubsidi.
Kepada masyarakat, lanjut dia, jangan takut sebab gas elpiji 3 kilogram aman untuk beberapa bulan ke depan.
Ia menjelaskan, apalagi bagi siapa yang ingin mengisi gas khususnya 3 kilogram harus melampirkan fotocopy KTP. Hal itu, merupakan syarat yang diperintahkan oleh pertamina untuk meminimalisasi salah sasaran.
--page
Artinya, elpiji 3 kilogram bersubsidi ini khusus untuk warga yang kurang mampu. Bagi yang statusnya ASN atau orang mampu tidak akan bisa membeli gas bersubsidi.
Perwakilan PT Pertamina Domestik Gas Area Kalimantan, pangkalan di kota Buntok, Hardiana mengatakan, untuk elpiji 3 kilogram aman untuk Barsel hingga dua bulan ke depan. “Elpiji 3 kilogram aman dan harganya tidak mengalami kenaikan,” ucap dia.
Ia menambahkan, untuk harga, gas elpiji 3 kilogram di pangkalan Rp 18 ribu. Namun bagi yang meminta diantar ke rumah harganya Rp 20 ribu per tabung. (URIUTU DJAPER/B-2)








