PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Politisi Partai Nasdem di DPRD Kota Palangka Raya Mukarramah, mengatakan bahwa untuk menyukseskan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) harus melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

"Ketika warga yang berhak menerima bantuan ini telah menerima KIP, orang tua harus mendukung pula agar anak-anak mereka bersekolah," kata Mukarramah, Selasa (10/4/2018).

Mukarramah mengaku, pernah mendapati orang tua yang berpikiran kolot bahwa sekolah itu tidak penting. Atau ada orang tua yang mencegah anaknya sekolah dengan alasan harus bekerja mencari nafkah.

"Sangat disayangkan bila ada anak-anak yang mendapatkan KIP tapi tidak didukung oleh orang tuanya. Tugas anak-anak adalah bersekolah, bukannya bekerja. Jika ternyata ada anak yang memiliki kemampuan untuk bekerja sembari sekolah, itu bonus," ucapnya.

Ia melanjutkan, saat ini pemerintah sangat royal dalam menyalurkan bantuan dana pendidikan, khususnya bagi anak kurang mampu. Dengan begitu, tidak ada lagi alasan untuk tidak bersekolah.

--page

Saat ini, lanjut Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya itu, pemerintah sedang melakukan pendataan ulang untuk memvalidasi penerima KIP.

Itu dilakukan karena program pemerintah pusat tersebut belum terlaksana maksimal. Salah satu penyebabnya validasi data yang tidak akurat.

"Seiring adanya validitas data penerima program KIP ini, kami dari pihak anggota DPRD juga turut menjalankan tugas terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dengan selalu berusaha melakukan koreksi-koreksi. Ini demi tepat sasarannya program KIP," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)