BORNEONEWS, Sampit - Madrasah Aliyah (MA) Nurul Ummah, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) namun hanya diikuti 3 siswa saja.
"Siswa yang ikut UNKP hanya tiga orang saja," ujar Kepala Sekolah MA Nurul Ummah Tri Diana, Selasa (10/4/2018).
Tiga siswa yang mengikuti UNKP tersebut semuanya jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dan itu merupakan siswa yang memang sudah didaftarkan ke pusat untuk mengikuti ujian, tanpa ada satupun yang mengundurkan diri.
Sedangkan untuk soal sendiri didrop dari Departemen Agama (Depag), dan untuk yang melakukan pengambilan adalah kepala sekolah itu sendiri.
Sementara, untuk UNKP tidak semata-mata menentukan kelulusan. Karena nilai dari pihak sekolah juga menjadi salah satu penentu kelulusan.
--page
"Kami juga menilai dari tingkah laku siswa sehari-hari, baik itu nilai belajarnya, akhlaknya, dan lainnya," kata Tri.
Dengan adanya hal itu, maka diharapkan para siswa 100% lulus. Tanpa ada satupun yang harus mengulang tahun depan. Karena untuk tahun depan kami targetkan sudah melaksanakan UNBK.
"Untuk tahun depan akan dilaksanakan UNBK, yang mana saat ini ada 30 siswa yang masih berada di klas XI," terang Tri. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








