BORNEONEWS, Muara Teweh- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Utara mengadakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 2018. Kegiatan itu digelar di Aula Bappedalitbang Barito Utara, Selasa (10/4/2018).
Kepala BPS Barito Utara Ahmad Nasrullah mengungkapkan, tujuan dari Disagregasi PMTB ialah untuk memperoleh data beberapa jenis komoditas menurut wilayah, memperoleh data indikator untuk menunjang penghitungan PMTB bangunan menurut jenisnya, dan memperoleh data PMTB pemerintah yang bersumber dari APBD/APBN menurut jenis barang.
Selain itu, memperoleh indikator untuk penghitungan usia pakai menurut jenis dan industri, dan menjadi sumber data untuk penghitungan stok kapital yang mencakup jenis aset, institusi, lapangan usaha, serta sampel berupa rumah tangga, desa, korporasi dan dinas.
Potensi dan peluang investasi di Kabupaten Barito Utara sendiri mencakup sektor pertambangan dan energi, kehutanan, pariwisata, serta perkebunan.
Sementara itu, BPS Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Statistik Sosial Syafii Nur, menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah dan badan usaha sangat diperlukan untuk menyediakan infrastruktur bagi kepentingan umum.
Sosialisasi survei PMTB yang rencananya dilaksanakan pada April hingga Mei 2018 bertujuan untuk memperoleh data dan indikator demi meningkatkan kualitas neraca nasional. (RAMADANI/B-3)








