PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Anggota DPRD Pulang Pisau Johansyah mengharapkan panitia Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimatan Tengah (Kalteng) XXVI memperhatikan perlengkapan yang ada di pemondokan para kafilah.

Menurut dia, dalam monitor sejumlah anggota dewan di pemondokan, beberapa fasilitas yang dianggapnya sepele masih belum tersedia.

"Paling tidak walaupun sepele itu perlu diperhatikan seperti bak mandi, tempat wudu, ember buat menampung cucian, tempat jemuran," katanya, Selasa (10/4/2018).

Jumlah penghuni pondok yang bisa berkisar sampai 30 orang menurutnya perlu menjadi pertimbangan bagi panitia, agar sarana dan prasarana tidak menjadi hal yang dipermasalahkan.

"Misalnya mau mandi ada bak mandinya , mau cuci pakaian ada embernya, mau jemur pakaian ada tempat jemurannya, sehingga even ini terlaksana dengan sangat baik, artinya kita selaku tuan rumah menjadi pelaksana yang sukses tanpa adanya kritikan atau kesan yang dinilai kurang," kata politisi Gerindra ini.

--page

Menurutnya beberapa hal tersebut perlu diperhatikan meskipun hal kecil. "Hal-hal sekecil apa pun harus menjadi perhatian panitia, karena hal tersebut bisa berdampak besar dan masih ada waktu untuk berbenah, kalau masih ada yang kurang," terangnya. (JAMES DONNY/B-5)