BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pria asal Lamandau, Fera Medy Putra (49) sudah setahun ini menderita stroke. Bapak yang tinggal di RT 5 Mendawai Seberang Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat ini terbaring tak berdaya tanpa ditemani anak dan istri.
Anggota Relawan Kobar Indra Alfian mengatakan, anak laki-laki Fera bekerja di salah satu perusahaan di Pangkalan Bun, tetapi dia tidak pernah menjenguk ayahnya yang sedang sakit. "Kabarnya istrinya sudah lama menikah lagi dengan laki-laki lain," kata Indra Alfian, Rabu (11/4/2018).
Indra menceritakan, pada Selasa kemarin, anggota Relawan Kobar berkunjun ke rumah Fera. Saat itu, Fera hanya tidur di kasur tanpa bisa melakukan aktivitas apapun.
Kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik, karena untuk berobat pun dia tidak memiliki biaya. "Saya hari Rabu (11/4/2018) akan koordinasi dengan Lurah di Mendawai Sebrang untuk mencari yang bisa membantu dia. Untuk anak perempuannya saya tidak tahu dia kemana dan apa perkerjaannya saat ini," ucapnya.
Ia berharap, dinas terkait bisa membantu kesembuhan dia dan bisa beraktivitas lagi. (HARDI/B-2)








