BORNEONEWS, Kuala Kurun - Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dokter Rina Sari menyatakan ada enam target kinerja RSUD Kuala Kurun pada 2018 ini.
Pertama, meningkatkan pengembangan pelayanan medis spesialis. Dua, meningkatkan jumlah pasien yang diobati dengan pengobatan dan pembekalan kesehatan yang memadai. Tiga, meningkatkan pemanfaatan rumah sakit.
Keempat, meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan pelayanan yang berstandar.
Lima, meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam pelayanan keuangan dan SDM (sumber daya manusia) dan keenam tersediannya pelayanan kesehatan sesuai standar kebutuhan.
"Disamping kerja keras dan komitmen bersama, pencapaian kinerja tersebut dapat dipacu dengan akreditasi dan peningkatan rumah sakit," ujarnya.
--page
Dia menyampaikan RSUD Kuala Kurun beropersi sejak 19 September 1986 dan merupakan pengembangan dari poliklinik yang dibangun pada 1982.
Kemudian, dari 1999 sampai 2015 dilakukan pengembangan bangunan rumah sakit secara bertahap seperti bangunan ruang kebidanan, IGD, unit transflusi darah, HCU, radiologi dan fasilitas lainnya.
"Pada 2013 ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pada 2016 mendapat sertifikat lulus tingkat perdana dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)," terangnya.
Rina Sari melanjutkan, saat ini pegawai yang tersedia di RSUD Kuala Kurun terdiri dari PNS 102 dan PTT 131. (EPRA SENTOSA/B-6)








