BORNEONEWS, Palangka Raya– Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah Kaspinor mengaskan, pemerintah pusat tidak menginginkan dana pemerintah daerah hanya mengendap di rekening atau kas daerah.
Untuk itu, pemerintah daerah harus lebih kreatif mendayagunakan dana yang ada supaya menjadi produktif.
“(Pemerintah pusat) tidak ingin ada idle cash ini. Dana mandeg tidak diinginkan karena tidak produktif. Kebanyakan dari sisa lebih penggunaan anggaan (silpa) yang besar di tahun sebelumnya, cuma mengendap saja dan tidak terkelola. Mereka akan evaluasi dan ini berhubungan dengan kucuran dana pusat,” sebutnya, Rabu (11/4/2018).
Kaspinor juga mengungkapkan, pemerintah pusat bersikap tegas. Tidak hanya dalam kebijakan pengelolaan, tetapi pada pertanggungjawaban anggaran.
Ketika dana alokasi khusus (DAK) tidak dilaporkan sesuai batas waktu, kucuran bantuan berikutnya akan sebelum semuanya jelas.
--page
Karena itu, ia berharap semua satuan organisasi pemerintah daerah (SOPD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, menerapkan manajemen pengelolaan anggaran dengan ketat, terutama pelaporan pertanggungjawabannya. (ROZIQIN/B-3)








