PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Puluhan jurnalis baik nasional maupun daerah terlibat dalam Dugong and Seagrass Conservation Project (DSCP). Mereka berkunjung ke Desa Teluk Bogam Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah dari 10 sampai 12 April 2018.

Kunjungan 12 insan media itu dalam rangka mempublikasikan upaya konservasi duyung dan lamun.

"Adapun tujuan kunjungan media seperti memperkaya informasi para jurnalis mengenai kegiatan DSCP di Kotawaringin Barat. Mempublikasikan upaya konservasi dan lamun melalui artikel online, cetak dan televisi," kata Kepala Seksi Perlindungan Jenis Ikan

Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut kementrian Kelautan dan Perikanan Sukendi Darmasyah, Kamis (12/4/2018)

Selain itu, kegiatan ini untuk mempublikasikan kepada media rencana pengusulan daerah perlindungan dugong dan lamun. Kemudian, mempublikasikan kepada media tentang pengalaman mantan pemburu dugong dan sejarah pemanfaatannya oleh masyarakat.

Adapun penanggung jawab masing-masing kegiatan dibagi menjadi tiga dengan kode ID atau identitas proyek DSCP Indonesia. Penanggung Jawab ID1 Direktorat KKHL dengan kegiatan utama Penguatan dan Operasional Strategi Kebijakan Nasional dan Rencana Aksi Nasional Konservasi Dugong dan Lamun.

Kegiatan Program konservasi untuk meningkatkan efektivitas konservasi dugong dan ekosistem lamun di Indonesia. Kegiatan ini merupakan acara tingkat nasional untuk dugong dan habitatnya lamun. (HARDI/B-2)