BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bendahara Dinas Kesehatan Barito Timur (Bartim) berinisial Y terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli saat yang bersangkutan menyerahkan uang Rp162 juta kepada kepala UPTD Puskesmas Tamiang Layang.
"Saat saya sedang menghadap ke bendahara Dinas Kesehatan, lagi penyerahan laporan SPJ dan terima uang BOK tiba-tiba ada penangkapan," ucap Kepala UPTD Pukesmas Tamiang Layang Ringkai, Kamis (12/4/2018).
Dalam penangkapan tersebut, imbuh Ringkai, barang pribadi miliknya berupa telepon genggam dan buku agenda turut disita oleh pihak kepolisian.
"Uang yang sedang kita terima sekitar Rp162 juta juga disita," ungkapnya.
Saat terjadi penangkapan tersebut, kata Rangkai, yang saat itu bersama Bendahara Pengelola Keuangan dan bendahara Penerima Pukesmas Tamiang Layang.
--page
Saat itu pihaknya sedang menyerahkan laporan kegiatan yang telah dilakukan UPTD Pukesmas Tamiang layang seperti penyuluhan narkoba, penyuluhan ibu hamil, kesehatan gigi, serta penyuluhan kepada masyarakat.
"Laporan SPJ itu melingkupi banyak hal kegiatan yang dilaksanakan UPTD Pukesmas Tamiang Layang, selama triwulan I," ujarnya.
Rangkai pun beserta dua stafnya saat itu turut dibawa ke Polres Barito Timur di ruangan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk dimintai keterangan atas terjadi insiden tersebut. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-5)








