PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rapat koordinasi pengendalian (Rakordal) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) digelar di Palangka Raya, Kamis (11/4/2018) menghadirkan sejumlah pihak berwenang.

Sejumlah evaluasi hasil penanganan dari tiga tahun terakhir dibeberkan dalam pertemuan di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng tersebut

Asisten Deputi (Asdep) Kordinasi Penanganan konflik dan keamanan transportasi Kemenkopolhukam Brigjen Bambang Sugeng dalam paparan pengantar menyebutkan ada empat indikator hasil penanganan Karhutla.

"Jumlah titik hotspot mengalami penurunan (dari 2015-2017), terbentuknya satgas penanganan karhutla, turunnya jumlah areal terbakar, dan turunnya pelanggara/kejahatan bidang karhutla baik perorangan maupun korporasi," terang Bambang.

Rakordal Karhutla ini diikuti semua unsur Forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) tingkat provinsi antara lain Danrem 102 Panju Panjung yang sekaligus Komandan Satgas Karhutla Kalteng, Kepala BIN Kalteng pejabat utama Polda Kalteng, dan kepala daerah dari 14 kabupaten/kota. 

--page

Sementara pemapar evaluasi penanganan Karhutla berasal dari pusat, antsra lain Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan, Direktur Pengendalian Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Direktur Kesiapsiagaan dan Direktur Tanggap Darurat pada BNPB. (ROZIQIN/B-6)