KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pelaksanaan debat publik putaran pertama selama masa pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2018 di Kabupaten Seruyan di aula DPRD setempat, berlangsung aman kondusif.

“Semua pasangan calon (paslon) silakan berdebat dan beradu argumentasi akan tetapi kebersamaan kita tetap harus dijaga,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan Agus Sukron Ma’mun saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka debat publik pertama Pilkada Seruyan 2018, Kamis (12/4/2018).

Agus mengatakan, apa yang dilakukan hari ini akan dipertanggungjawabkan kepada masyrakat dan tuhan. Oleh karena itu, semua paslon diminta untuk menunjukan sikap seorang pemimpin yang jujur dan amanah terhadap kepercayaan yang nantinya akan diberikan masyarakat saat hari pemilihan atau pencoblosan.

Proses pelaksanaan pilkada ini berjalan lancar mulai dari pencalonan hingga saat ini. Dalam masa kampanye, KPU telah mneyusun jadwal yang adil, dimana semuanya diatur sedemikian rupa dan disetujui oleh semua paslon.

“Saat ini tahapan kampanye akan segera selesai dan di samping itu KPU akan segera menetapkan DPT dan kemudian mencetak surat suara. Tahapan demi tahapan sudah kita lalui bersama,” jelasnya.

--page

Ia menambahkan, setelah rekapitulasi, jadwal selanjutnya dilanjutkan dengan sesi perselisihan penyelenggaraan pilkada dan itu adalah hal berat bagi KPU, namun itu adalah hal yang harus dilalui. Namun, intinya dalah pilkada seruyan dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membantu mengamankan pilkada seruyan ini,” katanya.

Dari hasil pantauan media ini di lapangan, debat publik pertama ini dimoderatori Prof Danes Djayanegara, salah satu Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya (UNPAR). Debat kali ini diisi sebanyak empat sekmen dan berlangsung sekitar pukul 9 pagi hingga 11 siang.

Sekmen pertama penyampaian visi misi oleh setiap paslon dengan durasi sekitar 2,5 menit. Sekmen kedua pertanyaan moderator kepada paslon terkait tema debat dengan durasi menjawab selama 90 detik dan kemudian jawaban dari salah satu paslon ditanggapi kembali oleh paslon lainnya dengan tenggat waktu menanggapi selama 60 detik.

Pertanyaan yang diajukan terkait peningkatan pelayanan publik, penggunaan perangkat IT yang menyeluruh dan merata.

--page

Sekmen ketiga setiap paslon menjawab pertanyaan dari paslon lain kepada paslon lainnya dan kemudian jawaban dari setiap paslon ditanggapi oleh paslon lainnya. Pertanyaan terkait peningkatan PAD, pemanfaatan potensi daerah, pendidikan, kelanjutan pembangunan Islamic Center, pemerataan tenaga pendidik dan kesehatan. Infrastruktur dan akses jalan, penyerasian pembangunan daerah dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Kemudian, pada sekmen keempat pengundian pertanyaan yang sudah ditentukan KPU dan diakhiri dengan closing statement setiap paslon. Closing statement dari setiap paslon yakni tentnag menberikan fasilitas berobat gratis, membangun jembatan untuk menghubungkan akses antar kecamatan ke Kuala Pembuang, pembangunan taman kota dan pembenahan Bundaran 3, Kuala Pembuang menjadi kekuatan ekonomi baru.

Melihat keberagaman, menata atanpa perbedaan, pembangunan merata, bekerja keras serta tanggap dalam penyelesaian konflik dan penanganan bencana daerah serta perbaikan akses jalan. (FREDDY MANSYUR HUDA/B-5)