BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi V DPR RI memberi peluang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk menambah usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang infrastruktur guna penyelesaian sejumlah proyek pembangunan strategis.
Wakil Ketua Komisi V, Sigit Sosiantomo mengungkapkan dukungan tersebut kepada Gubernur Kalteng Sugianto Sabran usai melakukan peninjauan lapangan, bersama rombongan Komisi V dalam kunjungan kerja (kunker) spesifik dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi di Kalteng, 11-13 April 2018.
Sebab menurutnya, beberapa proyek strategis penunjang perekonomian, ada kendala aakibat tidak integrasinya pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.
“Saya apresiasi semangat Gubernur untuk meningkatkan infrastruktur yang disebut penunjang ekonomi tadi, supaya Kalteng lebih sejahtera. Kita akan bantu untuk tambahan DAK, silakan ajukan karena maksimal 15 April lusa,” kata Sigit.
Bantuan teknis maupun kementerian terkait, lanjut dia, akan sangat membantu Kalteng dimana banyak proyek belum fungsional. Ia pun memahami keluhan Gubernur mengenai kondisi Pelabuhan Batanjung dan Bahaur yang sudah siap pelabuhannnya tetapi justru jalan penghubungnya yang tidak memadai.
--page
“Sekda harus review agar sinergi antara dua pelabuhan itu bisa tertuntaskan. Kalau ada bangkitan ekonomi, tolong dihitung sebesar apa. Biar bisa juga dihitung di Komisi V dan bisa ditekankan ke menteri terkait agar jadi program prioritas. Manfaatkan waktu pengajuan tersisa beberapa hari ini,” tandasnya.
Mengenai pembangunan Pelabuhan Bahaur di Kabupaten Pulang Pisau yang sejak 2007 hingga 2017 belum selesai, Sigit hanya sedikit menduga mengenai penyebabnya sehingga sempat terlunta.
"Mungkin ada komitmen oleh Pemda terdahulu, karena ini dibangun pada 2007 silam." (ROZIQIN/B-5)








