JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) optimistis kinerja pada tahun ini bisa lebih baik dan peningkatan produksi crude palm oil (CPO) serta tandan buah segar (TBS) dapat ditingkatkan.

Tahun ini, SSMS membidik produksi CPO tumbuh 17% year-on-year (yoy) menjadi 346.589 ton. Adapun produksi TBS diprediksi naik 17,6% (yoy) menjadi 1,47 juta metrik ton. 

"Ini karena peningkatan produksi di masing-masing kebun," Head of Corporate Secretary SSMS, Swasti Kartikaningtyas, di Jakarta, Jumat (13/4/2018). 

Bukan hanya itu, menurut Swasti, peningkatan produksi juga diimbangi dengan penambahan kapasitas pengolahan pabrik. SSMS tengah membangun pabrik baru. 

"Progress masih on track. Targetnya kedua pabrik bisa produksi tahun ini, dan terdekat direncanakan pertengahan 2018 sudah ada satu yang siap," papar Swasti.

--page

Setelah kapasitas pengolahan rampung, sejatinya SSMS ingin menambah jumlah lahan. Hanya saja, pemerintah masih mengatur moratorium penambahan lahan, sehingga saat ini SSMS mengoptimalkan lahan yang dimiliki.

Di masa mendatang, manajemen SSMS masih optimistis melihat pertumbuhan bisnis kelapa sawit. Meski penurunan harga CPO belakangan ini menjadi sorotan.

"Hal tersebut masih dalam kalkulasi. Sehingga kami bisa mengatasi dan mengatur strategi penjualan lebih lanjut dan tercermin dari pendapatan tahun lalu yang tumbuh 19,03% (yoy) menjadi Rp3,24 triliun," ujar Swasti. (NEDELYA RAMADHANI/m)