PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Panitia penerimaan Polri tahun 2018 di Polda Kalteng disumpah untuk menjalankan tugas dengan jujur dan transparan. Sumpah serupa juga diserukan peserta seleksi penerimaan baik itu Taruna Akpol, Bintara maupun Tamtama.

Proses pengucapan sumpah berlangsung di Gedung Graha Bhayangkara dipimpin Wakapolda Kalteng Kombes Pol Dedi Prasetyo didampingi Karo SDM Kombes Pol Agus Fajar, Jumat (13/4/2018) pagi. (BUDI YULIANTO/B-2)


Berikut bunyi sumpah yang diserukan panitia seleksi:

Bahwa saya akan menjalankan tugas seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu tahun 2018 dengan penuh tanggung jawab, jujur, obyektif, cermat dan teliti dalam melakukan pemeriksaan ataupun penilaian.

Bahwa saya tidak akan menambah, mengurangi, merekayasa dan melakukan tindakan penyimpangan lainnya dalam melakukan pemeriksaan ataupun penilaian.

Bahwa saya tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme serta menjanjikan ataupun membuat janji kepada siapapun untuk membantu atau menolong kelulusan calon peserta dengan meminta, atau menerima imbalan dalam bentuk apapun.

--page

Sedangkan bunyi sumpah untuk peserta seleksi yakni:

Bahwa saya akan bersungguh-sungguh mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu tahun 2018 berdasarkan kemampuan diri saya dengan jujur dan bertanggung jawab.

Bahwa saya tidak akan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma seleksi dalam membentuk, mencari dan atau meminta dan atau menggunakan dukungan pihak lain untuk membantu meluluskan diri saya.

Bahwa saya akan mematuhi segala ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam proses seleksi.

Selanjutnya, panitia bersama peserta seleksi menyerukan sumpah secara bersama-sama. Ini bunyinya;

Bahwa apabila saya melanggar ketentuan sumpah ini, saya bersedia diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Bahwa sumpah ini sebagai janji dan sumpah saya kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang akan saya taati karena Tuhan Yang Maha Esa maha melihat dan maha mengetahui.