BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Seksi Logistik Buntok akan menstabilkan harga bawang merah yang saat ini sedang mengalami kenaikan.

“Kita akan mengupayakan ketersediaan stok bawang merah untuk menstabilkan harganya,” kata Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Buntok, Aditya Dwi Hanggara, Jumat (13/4/2018).

Kalau ketersediaan stok sudah tersedia, maka pihaknya selanjutnya akan menjual bawang merah tersebut di bawah harga pasar. 

Selain itu pihaknya terus melaksanakan gerakan stabilisasi harga dengan menjual produk pangan yang terjangkau oleh masyarakat.

Adapun produk pangan yang dijual tersebut seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula, dan bawang putih. 

--page

Tujuan dari kegiatan tersebut agar harga di tingkat pengecer dan konsumen bisa terjangkau sehingga mencegah inflasi. 

Dia mengatakan, untuk harga bahan pokok yang dijual tersebut dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Stabilitas harga ini bertujuan agar harga yang dijual tidak melebihi harga eceran tertinggi,” ucapnya. 

Adapun untuk bahan pokok yang dijual pihaknya seperti beras medium, dan beras premium, gula, dan minyak goreng kemasan.

Pihaknya pun bakal menambah komoditi yakni bawang merah dan bawang putih, apabila memang ada potensi kenaikan harga dipasaran. (URIUTU DJAPER/B-6)