BORNEONEWS, Tamiang Layang - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli terhadap Bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dipastikan tidak salah tangkap.
"Kita tidak salah tangkap. Saat ini kita sedang proses pemeriksaan, apabila sudah P21 kita akan ekspos lagi, berharap sabar dulu," tegas Kapolres Barito Timur AKBP Wahid Kurniawan, Jumat (13/4/2018).
Saat ini pihaknya masih dalam pengembangan untuk mengusut kasus dana bantuan operasional kesehatan (BOK) Dinkes Bartim.
"Saat terjadi OTT kita menangkap dua orang berinisial Y sebagai bendahara dan seorang PPTK berinisial E. Keduanya tidak kita tahan namun wajib lapor dua kali seminggu," ujarnya.
Lanjut Wahid, anggotanya saat melakukan penangkapan memang ada mengamankan beberapa barang bukti serta sejumlah uang sekitar Rp2 miliar.
"Kita amankan bukan kita sita, sebagai alat bukti, untuk uangnya nanti akan kita kembalikan kesetiap pukesmas," jelasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-6)








