MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Nampaknya bagi warga miskin dan berprestasi di Kabupaten Barito Utara yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi dan ingin mendapatkan beasiswa dari pemerintah sangat tipis.

Pasalnya, pada 2018 ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara hanya mengalokasikan dana untuk beasiswa kuliah kepada dua siswa yang berprestasi. Beasiswa tersebut yakni kuliah jurusan kedokteran di Universitas Palangka Raya.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Masdulhaq menjelaskan beasiswa yang diberikan hanya untuk SPP dan tidak termasuk biaya hidup sehari-hari.

Di sisi lain beasiswa kuliah sangat diharapkan oleh putra-putri daerah, terlebih untuk siswa tidak mampu.

Seperti yang disampaikan oleh Rois dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Barito Utara saat kunjungan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran ke daerah ini.

--page

Dia menyampaikan keluh kesahnya kepada Gubernur Kalteng karena banyak dari rekannya yang kuliah di kampus putus di tengah jalan.

Untuk di kelasnya saja dari total hampir 50 mahasiswa dan kini tersisa hanya 27 orang. Persoalannya rata-rata sama yakni masalah biaya perkuliahan.

Untuk itu dia mengharapkan kebijakan pemerintah yang dapat membantu para mahasiswa supaya mereka yang ingin kuliah tidak terhenti lantaran masalah biaya.  (RAMADHANI/B-6)